7 Tips Bukber Super Sehat dan Anti Gemuk



Jakarta – Saat matahari terbenam, suara adzan Maghrib akan menggema. Artinya waktu berbuka puasa telah tiba dan umat Muslim biasanya mengadakan acara buka bersama (bukber), sebagai sebuah bentuk perayaan kebersamaan dalam bulan suci Ramadhan.

Namun terkadang, saat bukber kita terbawa kemeriahannya dan bisa terlalu berlebihan makan. Makan yang berlebihan bisa membuatmu mengantuk karena terlalu kenyang, dan lesu setelahnya. Lebih parah lagi, jika dilakukan menjadi kebiasaan selama sebulan, bisa-bisa malah kegemukan.

Tak hanya memperbaiki kebiasaan buruk dalam agama, namun bulan Ramadhan juga menjadi kesempatanmu mengubah kebiasaan buruk sehari-hari khususnya saat makan. Menjaga kesehatan sangat penting, dimulai dengan kebiasaan bukber yang baik berikut ini, dirangkum dari berbagai sumber:


1. Mulailah dengan mengonsumsi 2-3 buah kurma, boleh ditambahkan apabila sudah merasa pusing atau sakit kepala yang diakibatkan oleh rendahnya gula darah.

2. Minumlah air secukupnya sebelum makan agar mencegah dehidrasi dan mencukup kebutuhan cairan di tubuhmu.

3. Memilih menu bukber dengan pembuka sup tidak ada salahnya, karena menyiapkan perut untuk menerima makanan lainnya dan membantu mengisi kekurangan cairan saat berpuasa.

4. Selain sup, kamu juga bisa memakan salad agar menyeimbangkan vitamin, mineral dan serat. Semakin berwarna salad yang kamu makan, semakin banyak manfaat kesehatannya dan membantumu lebih cepat kenyang dan tidak akan ‘rakus’ makan setelahnya.

5. Konsumsilah makanan berbuka dengan jumlah sedang atau tidak berlebihan untuk menjaga kesehatan. Makanan utama sebaiknya mengandung karbohidrat seperti nasi, pasta, atau kentang dan protein seperti daging sapi, ayam, ikan, tempe dan sayur-sayuran.

6. Jika kamu terpaksa berbuka dengan gorengan atau makanan manis seperti kue, jagalah untuk tidak berlebihan karena makanan ini mengandung banyak lemak, garam dan gula. Menikmati Ramadhan tidak perlu berlebihan, jagalah porsinya.

7. Makan besar sangat dianjurkan untuk dilakukan setelah salat tarawih dan tidak terlalu malam. Porsi juga bisa dicicil mulai dari berbuka agar tidak berlebihan. Selamat berbuka, detikers!

(frp/up)



Link sumber berita

Penulis :

Tanggal posting : 2019-05-10 18:26:20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *