Aktivitas Anak Krakatau Meningkat, PVMBG Ingatkan Jarak Aman



Jakarta – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan aktivitas Anak Krakatau terpantau terus meningkat. Tinggi semburan abu vulkanik mencapai 12 kilometer yang lebih tinggi dibanding pada (22/12/2018). Peningkatan aktivitas masih menempatkan Anak Krakatau pada status siaga atau level III.

“Dengan aktivitas Anak Krakatau saat ini, masyarakat harus kembali mengingat aturan jarak aman yaitu 5 kilometer dari puncak gunung. Dalam radius tersebut memang tidak ada pemukiman, namun menjadi lokasi wisata utama. Dengan jarak ini, masyarakat terlindungi dari efek buruk gas dan abu vulkanik,” kata Kepala Bidang Mitigasi PVMBG I Gede Suantika pada detikHealth, Jumat (28/12/2018).

Selain mematuhi aturan jarak aman, Suantika juga mengingatkan soal penggunaan masker bagi warga yang selamat dan relawan di lokasi bencana. Masker adalah alat pertahanan minimal menghadapi semburan abu dan gas dari erupsi Anak Krakatau. Masker akan melindungi sistem tubuh dari abu vulkanik dan gas beracun anak Krakatau yang sangat mudah terdifusi ke udara.


PBVMG hingga kini belum akan menaikkan status Anak Krakatau menjadi awas atau level IV. Namun pihaknya terus memantau peningkatan aktivitas vulkanik Anak Krakatau. Status bisa naik bila lontaran materi vulkanik makin jauh dan mengganggu pemukiman warga di daratan.

Dikutip dari detikNews, Anak Krakatau sempat mengalami gempa dengan kekuatan setara magnitudo (M) 3. Gempa yang terjadi pada pukul 05.11 WIB tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Peningkatan status Anak Krakatau dari waspada menjadi siaga telah diterapkan sejak Kamis (27/12/2018).

(up/up)



Link sumber berita

Penulis :

Tanggal posting : 2018-12-28 14:15:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *