Banyak yang Mundur, MWC 2020 Dipastikan Batal


JawaPos.com – GSMA sebelumnya berencana membatalkan gelaran Mobile World Congress (MWC) 2020 di Barcelona, Spanyol. Rencana tersebut merupakan tindak lanjut atas banyaknya peserta MWC dari kalangan perusahaan teknologi besar yang memutuskan mundur karena takut wabah virus Korona.

Namun kini, sebagaimana dilansir dari laman resmi GSMA, Kamis (13/2), GSMA selaku penyelenggara MWC memastikan acara tersebut batal diselenggarakan. Masalah kesehatan dan ketakutan wabah virus Korona adalah sebab dibatalkannya acara tersebut.

“GSMA telah membatalkan MWC Barcelona 2020 karena kekhawatiran global terkait wabah Coronavirus. Masalah perjalanan dan keadaan lainnya, membuat GSMA tidak mungkin menyelenggarakan acara tersebut,” ujar John Hoffman, CEO GSMA Limited.

Dia melanjutkan, pihak Kota dan tuan rumah menghormati keputusan GSMA. “Pihak Kota Tuan Rumah menghormati dan memahami keputusan ini. GSMA dan para pihak Kota Tuan Rumah akan terus bekerja serentak dan mendukung satu sama lain untuk MWC Barcelona 2021 dan edisi mendatang.
Simpati kami saat ini adalah dengan mereka yang terkena dampak di Tiongkok, dan di seluruh dunia,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, setiap tahun nama-nama yang paling berpengaruh dalam industri seluler hadir di MWC di Barcelona, Spanyol. Kehadiran mereka jelas untuk memamerkan teknologi terbaru mereka dan meluncurkan produk baru.

Namun, menjelang acara tahun ini, banyak perusahaan besar yang keluar karena kekhawatiran wabah virus korona. Hampir setiap hari sejak akhir Januari lalu, selalu ada perusahaan teknologi yang memutuskan untuk keluar dari acara tersebut.

Daftar panjang termasuk perusahaan seperti, Amazon, LG, NVIDIA, Sony, dan Vivo sudah mengumumkan untuk menarik diri dari MWC 2020.

Dilansir dari AndroidCentral, Kamis (13/2), konferensi ini menampung 109.000 pengunjung pada 2019 yang datang dari 198 negara. Pada tahun 2020 ini, MWC berharap untuk mendatangkan lebih banyak pengunjung, dengan perkiraan kehadiran melebihi 110.000 pengunjung tahun ini.

Membatalkan acara ini juga akan menyebabkan kerugian finansial yang substansial diperkirakan mencapai USD 537 juta atau berkisar Rp 7,3 triliunan. Namun, dengan banyak perusahaan yang memutuskan mundur, MWC mungkin tidak punya pilihan selain membatalkan atau menjadwal ulang untuk tahun 2020.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *