Cek Fakta: Benarkah Jogging Saat Pandemi Corona COVID-19 Berbahaya?



Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang jogging dan bersepeda di luar rumah berbahaya dan rawan tertular COVID-19.

Penelusuran dilakukan menggunakan situs pencari Google Search dengan memasukkan kata kunci “coronavirus jogging”. Hasilnya terdapat artikel yang menjelaskan mengenai jogging dan bersepeda di tengah pandemi corona COVID-19.

Satu di antaranya artikel berjudul “Horrifying simulation reveals the dangers of jogging during the coronavirus pandemic: Viral particles from another runner could infect you even if they are six feet ahead – but staying NEXT to them may be safer” yang ditayangkan situs dailymail.co.uk pada 8 April 2020.

Dalam artikel tersebut dijelaskan, berdasarkan simulasi terbaru yang dilakukan Profesor Bert Blocken and Fabio Malizia dari KU Leuven & Technology University Eiondhoven, serta perusahaan teknologi simulasi Ansys mengindikasikan bahwa aturan jaga jarak atau social distancing saat ini mungkin tidak cukup aman bagi para pelari di tengah pandemi COVID-19.

Dalam video simulasi tersebut disebutkan, percikan dari saluran napas atau droplet bisa menyebar lebih dari 6 kaki atau 1,8 meter saat seseorang berjalan, berlari, atau bersepeda.

Karena itu, berlari berdampingan dengan seseorang dari pada berlari di belakang sehingga kita tidak akan kontak langsung dengan droplet.

Marc Horner, principal engineer bidang kesehatan di Ansys mengatakan, tak seperti semburan paus atau lumba-lumba yang bisa dihindari, batuk atau bersin yang dilakukan seseorang sangat tak terduga.

“Itu terjadi sangat cepat. Droplet juga sangat kecil,” kata dia. Butuh waktu bagi gravitasi Bumi untuk menjatuhkan droplet ke permukaan.

Cek Fakta Liputan6.com juga membuka tautan artikel yang tertera dalam klaim. 

Tautan tersebut mengarah ke artikel berjudul Belgian-Dutch Study: Why in times of COVID-19 you should not walk/run/bike close behind each other yang dimuat situs medium.com.

Hal senada diungkap dalam artikel tersebut. Para ilmuwan menganjurkan jarak orang berjalan dalam satu arah harus setidaknya 4-5 meter, untuk lari maupun bersepeda lambat 10 meter, dan sepeda cepat setidaknya 20 meter.

 



Link sumber berita

Penulis :

Tanggal posting : 2020-04-14 17:18:17

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *