Dari Dakwaan Jaksa, Jefri Nichol Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara


JawaPos.com – Aktor Jefri Nichol mulai menjalani sidang perdana atas kasusnya dugaan penyalahgunaan narkoba. Dari sidang dengan agenda dakwaan itu jaksa membeberkan awal mula Jefri pertama kali mengkonsumsi ganja dan ancaman hukuman yang akan diterimanya.

“Atas perbuatannya terdakwa diancam pidana dalam Pasal 111 Ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Republika lndonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” ujar Jaksa Jefri Hardi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (9/9).

Jaksa membeberkan sejauh mana persinggungan Jefri dengan ganja. Semula Jefri mendapat ganja dari temannya bernama Triawan. Ketika itu Jefri bertemu dengan temannya di salah satu restoran cepat saji di Kemang, Jakarta Selatan, 5 Juli 2019. Saat itu Jefri mengeluh kesulitan tidur.

Pada pertemuan itu Triawan belum membawa ganja. Lantas disepakati pertemuan selanjutnya esok harinya. Pertemuan berlangsung di pinggir jalan restoran tempat mereka menggelar pertemuan pertama. Di sanalah Jefri dan Triawan berserah terima ganja.

Jefri Nichol saat mengikuti sidang perdana di PN Jakarta Selatan, Senin (9/9). (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

Setelah mendapat ganja, Jefri tak langsung memakai. Dia menyimpan ganja itu di kulkas tempat kos di sebuah Residence di Jalan Kemang Timur Nomor 2. Jefri baru memakai ganja pada 17 Juli 2019 sebanyak 1 linting.

“Selanjutnya ganja tersebut terdakwa pergunakan lagi pada hari jumat tanggal 19 Juli 2019 sekitar pukul 22.00 sebanyak 1 linting sebelum terdakwa tidur agar terdakwa bisa tidur nyenyak,” tambah Jaksa Hardi.

Selanjutnya pada 22 Juni 2019, Jefri didatangi oleh aparat polres Jakarta Selatan. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan 1 buah amplop warna putih berisikan ganja dengan berat bruto 6,01 gram yang disimpan di dalam kulkas. Lantas, pada hari yang sama, pukul 23.30 Jefri ditangkap.

Setelah ditangkap Jefri pun ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal 111 ayat (1) subsider pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dia terancam pidana penjara paling singkat 4 tahun, dan maksimal 12 tahun. Serta pidana denda paling sedikir Rp 800 juta dan maksimal Rp 8 miliar.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Sabik Aji Taufan





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *