Final SEA Games 2019 Adalah Penampilan Terjelek Fajar/Rian


JawaPos.com – Ketika Fajar Alfian/M. Rian Ardianto gagal menaklukkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik kemarin, banyak yang berpikir final bulu tangkis nomor beregu akan berjalan hingga lima partai. Sebab, prestasi ganda kedua Indonesia, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, kurang bagus. Level lawan mereka pun sedikit lebih tinggi.

Namun, siapa sangka, Wahyu/Ade tampil sangat garang. Menghadapi Ong Yew Sin/Teo Ee Yi yang peringkatnya lebih bagus (27 berbanding 19), Wahyu/Ade berani mengambil inisiatif serangan sejak awal. Cegatan-cegatan Ade di depan net sangat mematikan. Sedangkan di sisi lain, defense Wahyu juga lumayan sulit ditembus.

Alhasil, mereka tak membutuhkan rubber game untuk mengalahkan Ong/Teo dengan skor 21-15, 21-19, sekaligus mengunci emas nomor beregu. Indonesia menang 3-1 setelah kedua pemain tunggal Indonesia, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, sama-sama menyumbang angka.

Itu adalah emas keenam beruntun dari nomor beregu putra. Gelar juara tak pernah lepas sejak SEA Games 2007.

Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi secara khusus mengapresiasi penampilan Wahyu/Ade. ’’Penampilan mereka memang bagus dan menurut saya normal,’’ kata Herry seusai penyerahan medali. ’’Kita bisa lihat juga pasangan Malaysia under pressure. Setelah Wahyu/Ade menang gamepertama, saya sudah yakin akan menang,’’ lanjut pria berjuluk Coach Naga Api itu.

Bagi Wahyu/Ade, ini adalah kali pertama mereka ikut SEA Games. Dan karena di semifinal Indonesia menang 3-0, mereka tidak perlu bermain. Jadi, praktis laga di Muntinlupa Sports Complex kemarin adalah pertandingan perdana mereka.

’’Wahyu/Ade memang sedang saya uji coba di pertandingan beregu. Pada kualifikasi Piala Sudirman, mereka bisa buktikan. Jadi, di sini saya kasih kesempatan lagi masuk tim,’’ jelas Herry.

Wahyu, 27, dan Ade, 26, sebenarnya sudah lama berpasangan. Sejak sekitar 2012. Pada 2013, mereka mulai terjun di level international series dan grand prix. Hasilnya, dua gelar mereka rebut pada tahun itu. Sayang, terpaan cedera dan ganti-ganti pasangan membuat prestasi Wahyu dan Ade mentok.

Dalam dua tahun terakhir, mereka cukup konsisten menjadi ganda keempat di pelatnas. Namun, jaraknya dengan tiga pasangan teratas masih sangat jauh. Mereka langganan tumbang di babak kedua turnamen. Mereka juga jarang menang straight game. Karena itu, kemenangan atas Ong/Teo kemarin cukup mengejutkan. Bahkan buat rekan-rekan setimnya.

Keduanya nyengir ketika Jawa Pos menanyakan soal itu. Ade membenarkan bahwa selama ini mereka tak pernah menang mudah. ’’Persiapan kami lebih banyak soal mental. Kalau urusan teknik, mungkin cuma sedikit,’’ ungkap Ade.

Sepanjang pertandingan kemarin, mereka mengakui sedikit terbebani. Karena itu, mereka sering berteriak jika berhasil mencetak poin. ’’Itu cara kami mengatasi pressure. Jadi, coba main maksimal. Anggap saja kalau kami menang, Indonesia dapat emas. Kami kalah, masih ada partai selanjutnya,’’ papar Wahyu.

Berkebalikan dengan Wahyu/Ade yang menuai pujian, penampilan Fajar/Rian membuat Herry IP berang. Permainan ganda nomor 5 dunia itu jauh dari harapan. Mereka kalah straight game oleh Chia/Soh 17-21, 13-21. Kebiasaan mereka membuat belasan kesalahan dalam satu game terulang.

’’Menurut saya, penampilan mereka jelek banget. Saya nggak puas. Ini penampilan terjelek mereka,’’ omel Herry. ’’Saya nggak tahu apakah mereka ada beban karena harus memberikan kemenangan. Head-to-head memang kalah (0-3). Prediksi saya juga bakal kalah, tetapi nggak kayak gini. Saya kecewa lah sebagai pelatih,’’ tandasnya.

HASIL KEMARIN

INDONESIA VS MALAYSIA

Jonatan Christie vs  Lee Zii Jia 21-9, 21-17

Fajar Alfian/ M. Rian Ardianto vs Aaron Chia/ Soh Woi Yik, 17-21, 13-21

Anthony Sinisuka Ginting vs Soong Joo Ven, 13-21, 21-15, 21-18

Wahyu Nayaka/ Ade Yusuf vs Ong Yew Sin/ Teo Ee Yi, 21-16, 21-19

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Nuris Andi Prastiyo, Dipta Wahyu, dan Tyasefania Febriani dari Manila, Filipina





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *