Gubernur Bali Kurang Puas dengan Permintaan Maaf Turis Ceko yang Lecehkan Air Suci



Sementara itu, Sabina dan Zdenek sudah meminta maaf secara terbuka di depan Prajuru Desa Adat Padang Tegal, Ubud dan masyarakat Kertha Desa Padang Tegal, pada 11 Agustus 2019.

Pihak Desa Adat Padangtegal tidak akan mempermasalahkan lagi dan permasalahan sudah dianggap selesai. Kedua turis itu hanya wajib membayar denda kepada desa adat.

“Rencananya pada 15 Agustus 2019 pukul 12.00 akan dilaksanakan upacara guru piduka yang diikuti prajuru, warga dan wisatawan Ceko itu,” terang Bendesa Adat Padang Tegal I Made Gandra ST.

Lalu, apakah hukuman itu dianggap sudah pantas dan setimpal dengan kesalahan mereka?

Sepertinya masih banyak masyarakat Bali yang tidak menerima keputusan tersebut. Salah satunya adalah Niluh Djelantik. Desainer sepatu kelas dunia itu kembali melancarkan protes melalui akun Instagramnya.

Secara adat mungkin kalian anggap urusan ini selesai. Seperti katamu,”we already fix the problem.” Tapi kalau ternyata kalian menyalahgunakan ijin tinggal kalian, aku tak akan tinggal diam,” tulis Niluh Djelantik dalam unggahannya pada 12 Agustus 2019.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *