Kenali Gejala REM Disorder, Tidur ‘Brutal’ Menyakiti Pasangan


Jakarta – Mungkin kamu salah satu orang yang sering kena komplain dari pasangan karena perilaku saat tidur tadi malam, semisal menendang-nendang hingga suami jatuh dari ranjang. Akan tetapi, menendang pasangan belum tentu karena gangguan tidur.

“Terkadang suami ngorok juga ditendang-tendang kan,” kelakar dr Andreas Prasadja, RPSGT, praktisi kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran.

Akan tetapi kalau sudah sampai melakukan parasomnia yakni gerakan atau vokalisasi tak wajar yang terjadi saat tidur, maka hal ini patut diwaspadai.


“Parasomnia termasuk di dalamnya sleep walking, sleep talking, night terrors, dan REM Behavior Disorder ini. Sleep walking sleep talking terjadi pada tahap tidur dalam (N3). Sedangkan RBD, pada tahap tidur R, REM atau tahap tidur mimpi,” jelas dokter akrab disapa dr Ade ini.

Tanpa sadar, seseorang bisa menyakiti pasangan saat tidur.Tanpa sadar, seseorang bisa menyakiti pasangan saat tidur. Foto: iStock

Yang menjadi ciri khas dari RBD adalah pengidapnya mampu mengingat mimpinya, sementara sleep walking tidak akan mengingat mimpi semalam. Selain itu, ciri khas pada gangguan tidur RBD antara lain:

1. Isi mimpi tentang kekerasan
2. Perilaku yang dilakukan pengidap juga berupa kekerasan
3. Pasangan luka-luka
4. Lebih sering terjadi pada usia lanjut

“Jadi bukan hanya menendang, tergantung isi mimpi. Bisa memukul, mencekik, dll. Isi mimpi, (bisa) melawan rampok, diserang hantu dll,” tambah dokter yang kerap membagi tips kesehatan tidur di akun Twitter @IDTidurSehat ini.

(ask/up)



Link sumber berita

Penulis :

Tanggal posting : 2018-12-31 07:38:52

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *