Meski Jadi Korban Penipuan, Krisna Mukti Enggan Lapor Polisi


JawaPos.com – Uang aktor Krisna Mukti sebesar Rp 300 juta raib akibat investasi yang diikutinya. Mantan anggota DPR RI itu tergiur untuk mengikuti program investasi sebuah perusahaan setelah dibujuk oleh teman dekatnya yang kebetulan bekerja di perusahaan tersebut.

Bulan pertama dan kedua pembagian hasil sesuai seperti yang dijanjikan. Namun bulan ketiga dan seterusnya, tidak ada pembagian hasil. Dana miliknya sebesar Rp 300 juta juga terancam hilang.

Krisna Mukti pun menanyakan kepada sahabat yang bekerja di perusahaan investasi tersebut. Sang sahabat mengatakan kepada Krisna Mukti untuk menunggu. Namun setelah itu nomor telepon sahabatnya malah tidak aktif. Krisna Mukti jadi kehilangan jejak.

“Teman saya itu malah menghilang. Saya lost contact,” ucap krisna Mukti kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon, Rabu (12/2).

Bintang sinetron Aku Ingin Pulang itu masih ragu untuk membuat laporan polisi. Karena di dalam kontrak perjanjian dinyatakan bahwa perusahaan tidak bertanggung jawab atas risiko yang ditimbulkan. Krisna Mukti pun kini mau berkonsultasi dengan pengacara untuk mencarikan solusi terbaik atas permasalahan yang dialaminya tersebut.

“Karena ada pasal seperti itu saya enggak berani lapor ke polisi. Saya mau konsultasi dulu sama lawyer gimana enaknya. Karena takutnya malah berbalik ke kita. Kontrak sama interpretasi kita kan bisa beda. Saya lagi cari lawyer yang tepat untuk dipelajari dulu isi kontraknya,” papar Krisna Mukti.

Lebih lanjut diungkapkan lelaki yang berulang tahun 5 Februari ini mengaku, dirinya baru kali pertama mengikuti investasi. Dia pun tergiur untum mengikutinya setelah dibujuk dan tergiur oleh janji manis sahabat dekatnya. Kejadian itu membuat Krisna Mukti jadi banyak belajar. Dia berjanji akan lebih berhati-hati lagi dalam mengikuti program investasi di masa yang akan datang.

“Oh iya jadi pelajaran banget. Saya kan baru sekalinya ikut program seperti ini. Cuma karena teman yang saya percaya yang ngajak. Saya percaya sama teman saya makanya ikut,” tutur Krisna Mukti.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Abdul Rahman





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »