NIH AS Teliti Dampak Pandemi Korona kepada Kehamilan


JawaPos.com – Institut Kesehatan Nasional (National Institutes of Health/NIH) Amerika Serikat (AS) meluncurkan penelitian multidimensi untuk memahami dampak pandemi korona (Covid-19)  selama dan setelah masa kehamilan, kata NIH dalam sebuah rilis pada Selasa (19/5).

Para peneliti akan menganalisis rekam medis hingga 21.000 perempuan untuk mengevaluasi apakah perubahan pada layanan kesehatan yang diterapkan sebagai akibat pandemi tersebut menimbulkan tingkat komplikasi terkait kehamilan dan persalinan sesar yang lebih tinggi.

Mereka juga akan menetapkan risiko perempuan hamil penderita Covid-19 yang menularkan virus itu ke janin mereka. Bayi yang baru lahir akan dipantau dan dinilai sampai mereka keluar dari rumah sakit, menurut NIH.

Selain itu, studi ini akan melacak lebih dari 1.500 perempuan hamil yang positif terinfeksi Covid-19, memantau kesehatan mereka selama enam pekan setelah melahirkan. Studi ini akan dilakukan oleh para peneliti di Maternal-Fetal Medicine Units (MFMU) Network, sebuah kelompok yang beranggotakan 12 pusat klinis AS yang didanai oleh Institut Nasional Kesehatan Anak dan Pembangunan Manusia Eunice Kennedy Shriver di bawah NIH.

Para peneliti dari Jaringan MFMU berencana untuk memberikan kontribusi data yang dikumpulkan dari studi saat ini ke daftar yang lebih besar guna membantu menginformasikan studi di masa depan tentang bagaimana Covid-19 memengaruhi kesehatan ibu dan kehamilan, menurut NIH. (Xinhua/Antara)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »