Remaja Perancis Suntikkan Teks Alkitab dan Alquran ke Tubuhnya



Jakarta – Dalam sebuah makalah yang dipublikasi di OSF Preprints, seorang remaja asal Perancis bernama Adrien Locatelli (16) mengklaim telah menyuntik tubuhnya sendiri dengan deoxyribonucleic acid (DNA) dari teks kitab suci.

Adrien mengaku penasaran karena studi oleh peneliti sebelumnya berhasil mengubah informasi menjadi DNA dengan tujuan untuk penyimpanan. “Karena kita bisa mengubah informasi digital menjadi DNA, saya berpikir apakah teks dari kitab suci juga bisa diubah menjadi DNA dan disuntikkan ke makhluk hidup,” tulisnya.


Dilaporkan oleh Live Science, Adrien mendapat bantuan dari perusahaan yang bergerak di bidang rekayasa genetik. ProteoGenix menyediakan jasa menyintesis DNA sementara VectorBuilder biasa membuat virus yang bisa menyelipkan DNA ke dalam sel.

Metode yang digunakan Adrien adalah menkodekan teks kitab suci dengan empat molekul nukleotida (A, G, T, dan C) penyusun DNA. Tiap nukleotida mewakili beberapa karakter jadi sebagai contoh setiap alif, nun, atau ta akan menjadi G dan seterusnya.

Apa alasan di balik eksperimen Adrien? Menurutnya ini sebagai simbol perdamaian antar agama dan ilmu pengetahuan.

“Saya melakukannya sebagai simbol perdamaian antar agama dan ilmu pengetahuan. Mungkin ide yang bagus bagi seorang religius menyuntik dirinya sendiri dengan teks dari kitab sucinya,” kata Adrien seperti dikutip dari Live Science, Sabtu (29/12/2018).

Adrien melaporkan tidak mengalami masalah kesehatan selain sedikit bengkak di lokasi suntikan. Ia menyuntikkan DNA teks kitab suci masing-masing ke dua pahanya.

Profesor biokimia Sriram Kosuri dari University of California, Los Angeles (UCLA) juga mengatakan kemungkinan risiko yang bisa terjadi hanya reaksi alergi saja.

(fds/kna)



Link sumber berita

Penulis :

Tanggal posting : 2018-12-29 14:00:58

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *