Sebabkan Shock, Gigitan Cinta Bisa Berakhir Kematian



Jakarta – Seorang remaja sempat dilaporkan meninggal akibat gigitan cinta dari pacarnya pada 2016. Remaja bernama Julio Macias Gonzalez yang berusia 17 tahun tersebut meninggal usai menghabiskan waktu bersama pacarnya.

Dikutip dari Independent, kasus serupa pernah terjadi pada wanita berusia 44 tahun asal New Zealand. Tenaga medis dr Teddy Wu dari Auckland’s Middlemore Hospital yang menangani kasus tersebut mengatakan, kejadian ini baru kali pertama dilihatnya. Gigitan cinta atau cupang telah merusak arteri utama, menyebabkan gumpalan darah, hingga terjadi stroke ringan.

Senada dengan penjelasan tersebut, dokter ahli bedah saraf dari Rumah Sakit Mayapada dr Roslan Yusni Hasan SpBS mengatakan cupang memang bisa menyebabkan kematian. Namun mekanismenya berbeda dengan stroke yang diakibatkan gumpalan darah.


“Mosok ya darah menggumpal karena cupang? Perlu ditegaskan cupang tidak menyebabkan penggumpalan darah dan stroke. Bukan stroke tapi karena shock yang tidak jarang berakhir kematian,” kata dr Roslan yang kerap disapa dr Ryu pada detikHealth Senin (31/12/2018).

Shock pada orang yang menerima cupang terjadi akibat penurunan drastis tekanan darah di baro reseptor atau carotid body. Menurut Ryu, organ kecil ini sangat peka terhadap perubahan tekanan darah. Respon yang diberikan bersifat spontan dengan melonggarkan seluruh pembuluh darah (vasodilatasi). Akibatnya, tekanan darah menurun secara tiba-tiba berlawanan dengan kenaikan tensi saat menerima cupang.

Carotid body berada di percabangan arteri carotis communis, menjadi carotis interna dan externa. Dengan lokasi ini, dr Ryu menyarankan cupang tidak diberikan di bagian leher yang terlalu atas. Lokasi ini sekitar 1/3 dari leher bagian atas untuk kanan dan kiri.

“Yang penting hindari wilayah ranjau leher seperti yang telah disebutkan demi keselamatan pasangan. Kalau mau memberi cupang sebaiknya di bagian bawah saja supaya aman,” ujar dr Ryu.

(up/up)



Link sumber berita

Penulis :

Tanggal posting : 2018-12-31 17:05:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *