Soal Hoax Terompet Tularkan Penyakit, Para Ahli Angkat Bicara



Jakarta – Setiap menjelang tahun baru, broadcast tentang penularan penyakit melalui tiupan trompet atau terompet selalu beredar. Mulai dari TBC/TB (Tuberkulosis), HIV (Human Imunodieficiency Virus), hingga kanker mulut!

Soal risiko penularan TB, dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, dr RR Diah Handayani, SpP(K) mengatakan bahwa beberapa jenis kuman bisa menular lewat udara. Apabila trompet digunakan secara bergantian dengan seseorang yang sedang sakit, maka ada risiko yang perlu diwaspadai.

“Sebenarnya saya juga sih tidak menganjurkan untuk membeli terompet. Namun bila tetap ingin membeli sebagai alat mmeriahkan tahun baru, perhatikan kondisi fisik terompet yang akan dibeli dengan teliti dan benar,” ujar dr Diah saat diwawancarai detikHealth.


dr Diah juga menyarankan untuk selalu perhatikan kondisinya. Pastikan jangan membeli terompet yang sudah lapuk. Serta hindari kondisi yang memiliki tanda-tanda memungkinkan orang lain yang bekas mencobanya, seperti basah dibagian untuk meniupnya.

“Lebih baik lagi juga bisa beli terompet yang jenis plastik, supaya mudah untuk mengelap ujung terompet dengan tisu antiseptik misalnya, atau juga bisa yang dipencet-pencet saja terompetnya jadi nggak perlu ditiup-tiup,” ucap dr Diah.

Sedangkan soal risiko kanker mulut yang menular lewat terompet, konsultan saluran cerna Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, FINASIM, memastikan hal itu cuma hoax alias kabar bohong. Ia bahkan meyakini, sudah banyak yang tahu kabar itu tidak benar.

“Kanker termasuk kanker mulut, lidah atau kanker darah tidak dapat menular dari satu orang ke orang lain,” kata dr Ari.

Ia membenarkan bahwa Human Papilloma Virus (HPV) juga berperan dalam berbagai kasus kanker mulut. Namun menurut dr Ari, virus ini ditularkan melalui aktivitas seksual misalnya seks oral, dan bukan melalui tukar menukar terompet atau alat makan.

(up/up)



Link sumber berita

Penulis :

Tanggal posting : 2018-12-31 11:33:24

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *