Suka Simpan Struk Belanjaan? Waspadai Risiko Kanker Prostat



Jakarta – Banyak orang khususnya bagi perempuan punya hobi koleksi struk belanjaan. Entah untuk menghitung pengeluaran saat tiba di rumah, atau memang sudah jadi kebiasaan menyimpan struk di dompet.

Pernah sadar nggak, setelah beberapa lama, tulisan yang muncul di struk belanjaan itu lama-lama pudar bahkan tidak terlihat lagi? Ternyata ini karena bahan kimia yang terkandung dalam kertas itu sudah menguap dan tentu saja berbahaya bagi kesehatan.

Menurut peneliti, struk belanjaan dilapisi Bisphenol A (BPA) dan Bisphenol S (BPS), sejenis racun atau bagan kimia yang berbahaya yang dapat mengganggu hormon dalam tubuh.


BPA dan BPS ditambahkan pada struk untuk membuat tulisan lebih gelap tanpa menggunakan tinta. Bahan kimia ini juga sering ditemukan dalam botol air plastik dan wadah makanan.

“Penelitian telah menunjukkan bahwa ada hubungan antara peningkatan kadar BPA yang terdeteksi dalam urine dan sejumlah masalah kesehatan termasuk peningkatan risiko keguguran, kelahiran prematur dan kanker prostat,” tutur Nancy L Wayne, PhD, profesor dari Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran UCLA, dikutip dari wellandgood.

Paparan terus menerus pada BPA juga dikaitkan dengan perubahan otak dalam perkembangan sistem saraf, perubahan perilaku pada anak-anak, terhambatnya pertumbuhan enamel gigi, obesitas dan penyakit jantung.

“Hampir setiap pria, wanita, dan anak-anak yang diuji memiliki kadar BPA dan BPS yang terdeteksi dalam urin mereka. Mengingat bahwa kedua bahan kimia tersebut secara cepat dapat dimetabolisme oleh tubuh. Ini menunjukkan kita terus menerus terpapar racun ini,” tambahnya.

Robin Berzin, MD dari Parsley Health, mengatakan ada lebih banyak kandungan BPA dalam struk belanjaan dariapada dalam botol air minum yang digunakan selama bertahun-tahun.

“Penyerapan BPA akan terjadi terus menerus bahkan setelah membuang struk-struk itu,” ujar Robin.

Karena itu, untuk menghilangkan ancaman terpapar racun oleh bahan kimia tersebut disarankan untuk meminta struk secara digital. Sebab, BPA juga ditemukan pada kertas termal yang digunakan untuk tiket film, boarding pass, label resep obat, dan berbagai label.

“Gunakan aplikasi untuk tiket konser, boarding pass, dan lain-lain,” saran dr Wayne.

(kna/up)



Link sumber berita

Penulis :

Tanggal posting : 2019-01-08 10:25:04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *