Tontowi/Winny Susah Payah Kalahkan Rusia, Hafiz/Gloria Angkat Koper


JawaPos.com-Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow melaju mulus pada babak 16 besar China Open 2019.

Namun ini tidak didapatkan dengan mudah. Owi/Winny susah payah mengalahkan pasangan Rusia Rodion Alimov/Alina Davletova dalam rubber game 21-13, 16-21, 26-24. Pertandingan ini memakan waktu cukup panjang, mencapai 1 jam dan 3 menit.

Bagi Owi/Winny ini adalah pertemuan perdana mereka melawan ganda nomor 26 dunia tersebut.

Unggul gampang dan tidak pernah tertinggal pada game pertama, Owi/Winny kehilangan momentum pada game kedua. Pasangan Rusia tersebut mendominasi total untuk memaksakan laga menuju game ketiga.

Ketegangan memuncak pada game ketiga. Alimov/Davletova sempat memimpin 9-6, namun Owi/Winny malah yang lebih dulu mencapai interval dengan keunggulan 11-10.

Dalam kondisi tersebut, kejar-mengejar poin terjadi. Owi/Winny malah berada di ujung kekalahan ketika tertinggal 18-20. Namun, pada situasi sangat kritis, mereka tetap tenang dan memaksakan deuce dan akhirnya menang 26-24.

Pada babak 16 besar, Owi/Winny akan berhadapan dengan peraih perak Olimpiade Rio 2016 asal Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Pasangan unggulan kelima turnamen tersebut mengalahkan ganda campuran Korea Selatan Ko Sung-hyun/Eom Hye-won dengan skor 21-16 dan 21-10.

Sementara itu, ganda campuran lain Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja disingkirkan pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dengan skor 14-21, 19-21.

Ini merupakan kekalahan keempat Hafiz/Gloria atas pasangan rangking empat dunia tersebut. Hafiz/Gloria sebetulnya punya peluang untuk merebut game kedua saat unggul 19-18. Namun pasangan Thailand kembali merebut kendali permainan.

“Di poin-poin akhir sebetulnya saya sudah baca arah bolanya ke mana, tapi saya masih gagal mengembalikan dengan baik. Hari ini kami sudah main maksimal, sudah coba semuanya. Jadi memang belum bisa dapat ‘klik’ nya kalau ketemu pasangan Thailand ini,” ujar Gloria dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

“Pasangan Thailand ini pertahanannya bagus, dari serangan saya masih kurang akurasinya. Lawan juga sudah membaca pola main kami dan saya dibuat berlari-lari di belakang lapangan,” kata Hafiz.

“Tapi dibanding pertemuan sebelumnya, kali ini kami sudah dapat celahnya, namun kami belum bisa bermain konsisten dari awal hingga akhir, karena mereka jarang mati sendiri dan kuat sekali, satu reli bisa lebih dari 20 pukulan. Kalau ketahanannya kurang ya tidak bisa tembus,” lanjut Hafiz.

Sebelumnya, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari lolos ke babak kedua. Sedangkan ganda campuran terbaik Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti justru keok di babak pertama (17/9).





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *