Waspada Beli Busi Online, Bisa Jadi Malah Palsu


JawaPos.com – Tren belanja online kini tak hanya meliputi kebutuhan fashion dan kebutuhan konsumen cepat habis atau fast moving consumer goods (FMCG) saja, tapi sudah mulai merambah ke sektor lain. Di antaranya, elektronik, gadget hingga kebutuhan spare part otomotif. Nah, untuk kebutuhan otomotif pada platform belanja online, kamu mesti waspada.

Sebagaimana dilansir JawaPos.com dari Carscoops, Selasa (8/10), di platform belanja online, barang kebutuhan otomotif bisa saja palsu. Busi misalnya. Alih-alih berharga murah dan tawaran menarik lainnya, barang yang kamu dapatkan justru tak sesuai.

Penyelidikan telah menemukan bahwa 60 persen busi tersebut palsu. Penelitian dilakukan oleh federasi industri otomotif Australia atay Australia Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) bersama koalisi produsen otomotif lainnya.

Mereka menemukan bahwa mayoritas dari ratusan busi yang dibeli secara online adalah palsu dan disebut sebagai ‘penipuan terverifikasi’. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, mereka hampir tidak bisa membedakan dari busi asli dengan yang palsu.

Busi dibuat sangat mirip dengan detail pengerjaan yang baik. Bahkan di antara busi palsu tersebut memiliki tag atau serta kemasan bermerek seperti merek Honda, Nissan, Mazda, dan Toyota.

Kepala Eksekutif FCAI Tony Weber mengaku mememiliki para ahli yang memeriksa kemasan dan busi. “Bahkan mereka (penyelidik) hampir tidak dapat membedakannya (mana busi asli mana yang palsu). Anda tidak akan tahu itu palsu, sampai terlihat efeknya,” ujarnya.

Busi palsu yang terlihat asli ini dikatakan menggunakan bahan berkualitas rendah dan memiliki daya tahan serta konstruksi yang lebih rendah pula. Ini terlihat ketika busi dipotong menjadi dua. Pada bagian dalamnya bahkan dikatakan masih sulit dibedakan yang asli dengan palsu.

“Tidak mengejutkan, busi palsu dapat menghambat kinerja dan berpotensi merusak mesin Anda. Kualitas rendah dapat menyebabkan pengapian yang buruk, efisiensi bahan bakar yang buruk, dan starting up engine yang buruk. Busi palsu juga dapat terlalu panas dan menyebabkan penurunan besar dalam tenaga mesin, terutama di bawah akselerasi atau beban berat,” jelasnya.

Dia menambahkan, jika terlalu panas secara terus-menerus, busi dapat meleleh dan menyebabkan kerusakan mesin yang ekstrem. FCAI tidak menyebutkan situs web tempat busi palsu itu dibeli. Industri otomotif pun mendukung perdagangan online untuk melarang penjual barang palsu ilegal dari situs mereka.

Tentu saja, cara terbaik untuk melindungi diri Anda dari spare part palsu adalah membeli dari dealer, toko onderdil mobil atau pengecer online yang sah.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *