Yamaha Siapkan Mio Terbaru, Jadi Penantang Honda Beat?


JawaPos.com – Segmen motor skuter matik (skutik) dengan bodi kecil saat ini tampaknya didominasi oleh skutik besutan Honda seperti Beat dan Vario 110. Yamaha juga memiliki skutik jenis tersebut yakni keluarga Mio yang menjadi andalan mereka.

Persaingan skutik jenis tersebut kelihatannya akan semakin sengit. Pasalnya, Yamaha ditengarahi tengah mempersiapkan model Mio terbaru yang mungkin akan muncul sebagai penantang Honda Beat.

Informasi soal Yamaha yang sedang mempersiapkan model skutik Mio terbaru tersebut didapat JawaPos.com dari laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI), Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Pada laman PDKI, Yamaha tampak mendaftarkan dua nama model Mio terbaru.

Paten nama Mio terbaru di PDKI, Dirjen Kekayaan Intelektual, Kemenkumham. (Screenshot/Rian Alfianto/JawaPos.com/PDKI)

Seperti bisa dilihat pada gambar, pabrikan berlogo garpu tala itu mendaftarkan dua nama model Mio terbaru yakni Mio Gravis dan Mio Gear. Untuk nama Mio Gear diajukan dengan nomor permohonan D002018029512 dan diterima pada 25 Juni 2018 lalu. Cukup lawas memang. Namun satu lagi untuk Mio Gear dengan nomor permohonan DID2019044479 diterima lebih baru yakni pada 9 Agustus 2019 lalu.

Kedua daftar permohonan tersebut ada dalam kategori merek. Nama dari Mio Gear dan Mio Gravis sendiri keduanya diajukan oleh Yamaha Hatsudoki Kabushiki Kaisha. Dijelaskan pula bahwa paten akan merujuk pada produk sepeda motor.

Terkait dengan model baru Mio yang tedaftar di PDKI tersebut, belum ada tanggapan dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) terkait paten dua motor skutik tersebut. Belum ada informasi juga apakah paten tersebut berwujud produk sepeda motor pada akhirnya.

Meski begitu, didaftarkannya dua paten nama skutik Mio oleh Yamaha bisa jadi tanda bahwa mereka memang sedang mempersiapkan sesuatu. Dalam hal ini adalah sepeda motor skutik terbaru. Hal tersebut mengingat motor skutik saat ini memang lebih digemari. Buktinya kehadirannya di jalanan lebih banyak ketimbang motor manual.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *